Halte Kehidupan

“Berhentilah sejenak. Renungkanlah perjalanan yang telau kau lalui. Siapkan persimpangan-persimpangan dalam hidupmu agar dapat membuatmu kembali menentukan arah perjalanan”. Kawan… Waktu tak pernah berhenti berjalan, meski manusia di dalamnya tak bergerak sekali pun. Beruntunglah orang-orang yang selalu mengisi kehidupannya dengan kegiatan dan amal kebaikan. Ketika yakin bahwa hidup ini cuma sekali dan dunialah tempat menempa amal, mempersiapkan bekal yang terbaik sebelum akhirnya memasuki akherat yang kekal, maka sepatutnya faham bahwa tiada waktu yang boleh disia-siakan. Begitu banyak yang bias dan harus dikerjakan. Berlomba-lomba dalam kebaikan, karena sesungguhnya Allah Maha melihat apa yang dikerjakan. Tapi terkadang ketika begitu sibuk mengerjakan amanah, ada hal-hal yang terabaikan. Mencoba bertanya pada diri sendir,jujur pada nurani. Sudahkan hak-hak diri ditunaikan? Apakah ibadah tetap terjaga? Atau justru tilawah semakin berkurang dan malam selalu terlewat tanpa sempat sujud meskipun hanya 2 rakaat di sepertiga malam ? Ibarat orang yang sedang melakukan perjalanan jauh, sesekali perlu berhenti untuk beristirahat atau mengisi bahan bakar kendaraan. Seprti itulah layaknya perjalan hidup ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar