KASIHANILAH AKU !!!
KASIHANILAH AKU
Aku Yatim Piatu Terlantar dan Disia siakan
Perkenalkan namaku ISLAM. Aku sudah lama di yatim piatukan. Dulu ada orang yang menjagaku. Namanya SAHABAT NABI.
Kemudian, selepas sahabat nabi meninggal dunia, aku telah dipelihara oleh TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN. Sekarang mereka sudah meninggalkan dunia. Aku sudah tidak ada tempat lagi di hati manusia.
Aku sedih sebab di zaman ini tidak ada yang sanggup menjagaku. Aku kesepian sendiri tak berteman. Hatiku bertambah pilu. Allah saja yang tahu. Entah kepada siapa lagi tempat aku bermanja.
Jika aku pergi kepada orang kaya, orang kaya berkata, Ahh, aku sibuk mana ada waktu untuk membela ISLAM.
Jika aku mencari simpati dengan orang miskin, nanti kata orang miskin, aku sendiri tak kecukupan, bagaimana aku mungkin membela ISLAM?
Jika aku pergi kepada para pelajar, katanya aku sibuk dengan pelajaran, mana ada waktu menjaga ISLAM?
Sekarang siapa lagi yang ingin mengambilku, menjagaku ???
Aku pernah bahagia ketika ada yang bersungguh sungguh mengadopsiku. Kusangkakan panas hingga petang, rupanya turun hujan di tengah hari. Ternyata kesungguhan itu hanya pura-pura. Aku dibawa kemana-mana lantaran keuntungan yang hendak diraihnya dengan menggunakan ku.
Banyak yang membawa-bawa namaku untuk mencari keuntungan, bahkan aku dijualnya. Akhirnya aku tahu. Hakekatnya hanya namu saja yang dimanfaatkan. Kembali aku sendiri, diabaikan, terlantar….
Bagi yang membaca tulisan ini, bersimpatikah dengan aku yang yatim piatu ini ? bantulah saya, kasihanilah saya. Saya sedih ditinggal mereka.
Jika kalian sudi menerima saya sebagai teman hidup, cari saya di dalam panduan yaitu AL QUR’AN. Untuk info tambahan, silahkan rujuk saya kepada SUNNAH NABI.
Alangkah bahagianya saya dan kita juga seandainya kita juga mengajak orang lain turut menjaga saya. Saya akan membalas segala jasa baik kalian di akherat nanti, dan saya senantiasa mendo’akan agar Allah yang Maha perkasa itu akan membalas jasa baik kalian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar