LIHATLAH SELALU DARI SISI YANG BERBEDA
LIHATLAH DARI SISI YANG BERBEDA
Sampai sejauh usia kita sekarang, telah banyak hal yang dilewati, telah banyak peristiwa yang kita saksikan, telah ada segudang cobaan yang diterima. Dan tentunya akan masih ada lagi rentetan masalah yang akan muncul yang akan mengiringi perjalanan hidup ini, yang entah kapan berakhirnya.
Perjalanan hidup yang tiada pernah sepi dari masalah, terkadang terasa begitu berat bagi sebagian kita, hingga ada yang harus melakukan tindakan-tindakan diluar kewajaran. Hal itu tidak berlebihan jika kita katakan bahwa seringkali penyebabnya karena kita hanya berani hidup dari satu cara pandang. Tidak lebih. Kita tidak punya pandangan yang cukup untuk melihat sesuatu dari sisi yang berbeda.
Seringkali kita mendapatkan atau mendengar kata ‘sabar’ kala duka melanda diri. Mungkin menurut kita hanya sekedar pemanis yang semua orang gampang mengucapkannya, namun tidak mudah dalam hal realisasi. Namun, hal itu tidak akan terjadi jika kita mau melihat setiap keadaan lebih dari satu sudut pandang. Ia tidak hanya melahirkan kesabaran, tetapi akan melahirkan kekuatan jiwa dan keteguhan hati untuk siap menghadapi penderitaan yang sulit sekalipun.
Tidak hanya itu, ia akan menjadi seorang mukmin yang bijaksana yang selalu memperhatikan bagaimana seharusnya cara menambal amal baik dan kebajikan sebelum semuanya ditutup karena penderitaan yang menimpanya. Keyakinan bahwa akan datang hari-hari penuh kesenangan setelah kesusahan dan hari-hari kebahagiaan setelah kesedihan, adalah buah dari kecerdasannya melihat sisi lain dari sebuah masalah.
Melihat dari sisi yang berbeda, melatih kita untuk memfungsikan akal dengan baik. Akal yang membuat manusia menjadi lebih sempurna dibandingkan makhluk Allah lainnya. Dan puncak kenikmatan akal adalah ‘ilmu. Selalu membiasakan diri melihat sesuatu dari sisi yang berbeda adalah satu dari banyak cara mengolah dan mengaktifkan akal dengan baik. Jika ada yang berkata “Kalau aku memiliki keinginan kuat, namun tetap saja tidak dikaruniai rezeki, , kalo aku udah usaha maksimal PeDeKaTe, tapi jodoh tak kunjung datang, lalu di mana salahnya?” Jawabnya,”Kalau rezeki itu tidak didapat dari satu jalan, maka pasti bisa diperoleh dengan jalan yang lain, kalo jodoh tak kan lari kemana, karena semuanya sudah tercatatdi laul mahfudz. Caranya mungkin kita perlu mengubah sudut pandang kita terhadap masalah itu, agar kita punya jalan buat memahaminya dan menyelesikannya dengan lebih bijaksana.
Sebagai muslim, kita dituntut untuk selalu memfungsikan akal. Sebab akal bukan perhiasan yang hanya buat disimpan. Tapi kita diperintahkan untuk selalu menggunakannya berpikir agar ketajamannya selalu terasah sehingga kita dapat memahami hakekat hidup dan kehidupan ini.
Ya… Melihat dari sisi yang berbeda, adalah proses pengayaan perspektif, penajaman mata hati, perluasan sudut pandang. Maka orang-orang yang memilih jalan ini dengan benar tetap bisa member i vonis terhadap keburukan itu buruk. Ia tidak menjaga citra dirinya yang selalu santun pada kejahatan sekalipun.
Hidup adalah pilihan-pilihan sikap, pilihan reaksi, pilihan tindakan. Tapi sebelum itu semua, hidup dimulai dari prasangka kita, pandangan kita, juga cara kita melihat hidup.
Di hari-hari yang kian tak mudah, di saat beban hidup kian menghimpit, segala upaya mencari jalan keluar harus kita lakukan. Tapi… itu tak ada artinya bila kita tidak juga belajar bagaimana melihat segalanya secara lebih luas, lebih mendalam. Kita harus belajar melihatnya dari sisi yang berbeda. Sebab hidup dimulai dari prasangka dan bagaimana cara kita memandang.
Created By. Nuna
Sumber : Tarbawi 2010
12 April 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar